Senin, 24 Januari 2011

sms RM Warsito kepada mudika.... hehehhee.....

dalam rangka menyiapkan diri n hati, Novena Jumat Pertama Kliwon d Goa Maria sendang Sriningsih kami MENGUNDANG teman2 semua Musikus Alternativus untuk Latihan bersama NANTI malam jam 19.00 ONTIME. tempat di sekretariat Gereja Gunung Sempu. 
(salam dan doa RM. Warsito)-sebarkan ke teman2 lain.

Latihan Weleh-Weleh


teman-teman terkasih,
weleh-weleh bakal ada tugas nih untuk Novena di Sendang Sriningsih, Klaten.
tanggal 10 FEBRUARI 2011.
untuk keberangkatan hari H akan diusahakan transport.
oleh karena itu, dimohon sangat kedatangan mudika gunung sempu dan padokan untuk latihan.
karena mendesaknya waktu, maka latihan akan diadakan secara rutin dua kali seminggu.
untuk latihan setiap hari SENIN dan KAMIS jam 19.00

Tempat menyesuaikan di sekret sempu atau gereja padokan
mohon sangat kehadirannya, karena dibutuhkan saran teman-teman sekalian untuk pembuatan seragam Weleh-Weleh.

trimakasih banyak. Tuhan Memberkati :)
Tieka

Minggu, 23 Januari 2011

Perayaan Santo-Santa pada tanggal 23 Januari

Santo Ildephonsus, Uskup dan Pengaku Iman

Sebagai seorang pemuda turunan bangsawan, Ildephonsus memiliki banyak harta kekayaan dan dihormati masyarakat. Kehidupannya dihiasi dengan kesenangan-kesenangan duniawi bersama dengan kawan-kawannya. Meskipun demikian, Tuhan mempunyai suatu rencana khusus atas dirinya. Atas rahmat Allah, Ildephonsus merobah cara hidupnya. Ia meninggalkan segala kefanaan duniawinya, lalu mengikuti Yesus.
Kemudian, ia mengajukan permohonan kepada pimpinan sebuah biara, dekat Toledo, Spanyol untuk menjadi seorang biarawan. Permohonannya diterima. Sejak itu ia mulai menjalani sebuah corak hidup yang baru, yang bisa lebih mendekatkan dirinya kepada Tuhan. Perkembangan hidup rohani menjadi perhatiannya yang utama. Devosi kepada Bunda Maria merupakan kecintaannya. Ia kemudian dipilih menjadi Abbas biara itu.
Sebagai pimpinan biara, Ildephonsus mengerahkan seluruh perhatian dan dayanya demi kemajuan biaranya. Dengan bijaksana dan pandangan-pandangannya yang baik, ia mampu melawan ajaran yang tidak benar. Pernah ia menulis sebuah buku untuk melawan ajaran sesat yang menyangkal Keperawanan Bunda Maria sebagai Bunda Allah.
Pada tahun 657, ia diangkat menjadi Uskup Agung kota Toledo. Dengan bijaksana ia memimpin umatnya. Devosi kepada Bunda Maria yang menjadi kecintaannya merambat luas menjadi devosi seluruh umatnya. Bahkan atas anjurannya, di seluruh kerajaan Spanyol, devosi kepada Maria menjadi suatu ibadat nasional. Bunda Maria pernah menampakkan diri kepadanya pada waktu ia sedang merayakan Misa pada pesta Maria merima Kabar Gembira, dan mengucapkan banyak terima kasih atas jasa-jasanya untuk membela kehormatannya. Ildephonsus meninggal dunia pada tahun 667.


Santa Emerensiana, Martir

Emerensiana adalah saudara angkat Santa Agnes. Menurut cerita rakyat, Emerensiana dirajam dengan batu hingga mati ketika ia sedang berdoa di makam Santa Agnes, dua hari setelah wafatnya.
Ketika itu Emerensiana masih menjalani masa katekumenat. Ia seorang katekumen yang rajin mengikuti pelajaran-pelajaran agama dan menata hidupnya menurut ajaran iman Kristen. Meskipun ia masih katekumen, kematiannya telah merupakan suatu permandian baginya, permandian dalam darah. Oleh karena itu cukup beralasan bila jenazah Emerensiana dimakamkan di pekuburan Kristen di Roma sebagai seorang martir. Kisah tentang seluruh hidupnya tidak banyak diketahui.


Yohanes Penderma, Pengaku Iman

Jika kita yang hina dan tidak layak ini, memohon bantuan Tuhan siang dan malam, kiranya perlu juga kita bersedia mendengarkan dan mengabulkan permintaan sesama saudara kita. Inilah pikiran dasar yang menjadi motto hidup Yohanes Penderma. Motto ini sungguh mewarnai seluruh hidup dan pelayannya kepada umat.
Yohanes lahir di Siprus pada pertengahan abad keenam. Ia mempunyai seorang istri dan beberapa anak. Hidup mereka sekeluarga sangat bahagia. Tetapi karena suatu sebab, istri dan anak- anaknya meninggal mendahului dia ke alam baka. Peristiwa duka ini dianggap sebagai kehendak dan rencana Tuhan atas dirinya. Sepeninggal istri dan anak-anaknya, ia memutuskan untuk mengabdikan seluruh hidupnya bagi karya pelayanan kepada kaum fakir miskin. Harta kekayaannya dibagi-bagikan seluruhnya kepada para fakir miskin tersebut. Para miskin disebutnya sebagai majikan- majikannya yang menuntut pelayanan segera. Ia sendiri menganggap dirinya sebagai hamba dan pelayan mereka.
Perhatiannya kepada fakir miskin ini semakin meningkat ketika ia diangkat menjadi Batrik Aleksandria. Ia berusaha mengumpulkan semua kaum miskin, kira-kira berjumlah tujuh ribu lima ratus orang, dan sedapat mungkin membantu mereka agar memperoleh pekerjaan. Setiap hari Rabu dan Sabtu, ia menyiapkan waktu khusus di Gereja untuk berbincang-bincang dengan mereka, mendengarkan keluhan- keluhan mereka, serta menolong memecahkan masalah mereka. Terhadap orang-orang kaya yang kikir dan angkuh, ia bersikap tegas. Namun ketegasannya tidak mengurangi simpatik mereka kepada Yohanes, karena sikapnya yang lembut, ramah dan penuh cinta kepada para umatnya.
Tuhan menganugerahkan kepadanya kemampuan membuat mukzijat dan kebijaksanaan memimpin gereja. Ia dinamakan Yohanes Penderma karena kesediaanya membagikan hartanya kepada para miskin dan kelembutannya dalam mendengarkan mereka. Ia meninggal pada tahun 620.


Santa Martina, Martir

Martina dikenal sebagai putri bangsawan Romawi yang kaya raya. Hari kelahirannya dan kematiannya tidak diketahui dengan pasti. Yang diketahui tentang dirinya adalah bahwa ia adalah seorang wanita dermawan yang membagi-bagikan harta warisan orang tuanya kepada fakir miskin. Penganiyaan terhadap dirinya hingga mati diperkirakan pada masa pemerintahan kaisar Aleksander Saverus (222-235). Perlakuan sadis ini ditimpakan pada dirinya karena dia tidak sudi membawakan kurban kepada dewa-dewa bangsa Romawi. Ia dipaksa dengan berbagai macam cara yang kejam, namun pendiriannya tetap teguh, yakni bahwa imannya akan Kristus yang memberikan kebahagiaan kekal lebih penting dari kehidupan dunia yang fana ini.
Sejumlah Mukzijat dihubungkan dengan Martina. Untuk menghormati dia maka pada abad ketujuh didirikan sebuah gereja kecil. Kemudian pada tahun 1634, Sri Paus Urbanus VIII (1623-1644) mendirikan sebuah gereja untuk menghormatinya.


Beato Henrikus Suso OP, Pengaku Iman

Terlahir di Konstance, Swiss pada tanggal 21 Maret 1295 dengan nama Hendry von Berg. Kemudian ia lebih suka mengenakan nama ibunya Suso. Henrikus meninggal pada tanggal 25 Januari 1366 di Ulm, Jerman.
Pada usia 13 tahun ia masuk Ordo Dominikan dan selama lima tahun menjalani pendidikan hidup rohani dalam ordo ini. Pada usia 18 tahun, ia mengalami suatu pertobatan batin yang luar biasa, suatu sentuhan rahmat yang menghantar dia kepada suatu kehidupan heroik dalam doa dan pertobatan orang-orang berdosa.
Setelah menyelesaikan studi teologinya di Konstance, ia pergi ke Cologne pada tahun 1324 untuk memulai karirnya dibawah bimbingan Meister (atau Master) Eckhart. Eckhart sungguh mempengaruhi kehidupan rohani dan ajaran Suso secara mendalam.
Pada tahun 1236, Suso kembali ke Konstance untuk mengajar teologi di sekolah biara Dominikan. Dalam kurun waktu itu, ia mulai banyak menulis tentang mistisisme. Dalam bukunya yang berjudul Buku kecil tentang kebenaran, Suso memaparkan mistisisme secara teoritis dan dengan tegas membela ajaran Eckhart. Dalam buku ini, ia menunjukkan kesetiannya kepada Eckhart sekaligus berusaha membenarkan dirinya terhadap tuduhan-tuduhan yang diberikan kepadanya. Dalam bukunya Buku Kecil tentang kebijaksanaan Abadi yang disebut sebagai hasil karya terindah dalam mistisisme Jerman Henry menuliskan percakapan-percakapan rohaninya dengan Kristus. Buku ini penuh dengan devosi kepada luka-luka Yesus, kepada nama Yesus, kepada Maria dan kepada Ekaristi. Suso sendiri kemudian menerjemahkan buku ini kedalam bahasa latin dengan judul Horologium Sapientia (Jam Kebijaksanaan). Dalam bukunya yang berjudul Kehidupan, Suso menuliskan percakapan- percakapan rohani dengan muridnya, Elisabeth Stagel. Buku ini lebih merupakan kisah sebuah jiwa daripada suatu biografi. Ajaran Suso hangat, personal dan lembut. Bahasanya indah dan punya daya tarik yang mendalam. Dari tahun 1335, Suso membaktikan seluruh hidupnya dalam karya pewartaan Sabda dan bimbingan Rohani kepada umat dan rohaniwan dan rohaniwati. Dalam hal ini, Suso dikarunia bakat istimewa. Karya ini mencampakkannya dalam kesibukan mengunjungi banyak biara untuk memberikan bimbingan rohani. Ia pergi ke biara suster-suster Dominikan di Swiss, dan Netherland. Ia dibantu oleh sahabat-sahabatnya mistikus Yohanes Tauler dan Henry dari Nordlingen. Karena bakat dan pengalamannya ini, ia diangkat menjadi pemimpin Sahabat-sahabat Allah, suatu serikat religius yang terdiri dari rohaniwan dan awam untuk mendalami bentuk-bentuk kehidupan rohani yang lebih tinggi.
Pada tahun 1343-1344, Suso menjadi pemimpin imam-imam Dominikan Konstance, yang tinggal di pengasingan Diessenhofen karena menolak mendukung Kaisar Louis dari Bavaria. Pada tahun 1349, ia dikirim ke Ulm untuk mewartakan dan membimbing umat dan rohaniwan rohaniwati disana. Disanalah ia menghembuskan nafasnya pada tanggal 25 Januari 1366.

(/imo)

Bacaan Minggu III Hari ke-6 Pekan Doa Sedunia

Yes 8:23b-9:3,
Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. Engkau telah menimbulkan banyak sorak-sorak, dan sukacita yang besar; mereka telah bersukacita di hadapan-Mu, seperti sukacita di waktu panen, seperti orang bersorak-sorak di waktu membagi-bagi jarahan.

1Kor 1:10-13,17,
Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati sepikir. Sebab, saudara-saudaraku, aku telah diberitahukan oleh orang-orang dari keluarga Kloe tentang kamu, bahwa ada perselisihan di antara kamu. Yang aku maksudkan ialah, bahwa kamu masing-masing berkata: Aku dari golongan Paulus. Atau aku dari golongan Apolos. Atau aku dari golongan Kefas. Atau aku dari golongan Kristus. Adakah Kristus terbagi-bagi? Adakah Paulus disalibkan karena kamu? Atau adakah kamu dibaptis dalam nama Paulus? Sebab Kristus mengutus aku bukan untuk membaptis, tetapi untuk memberitakan Injil; dan itupun bukan dengan hikmat perkataan, supaya salib Kristus jangan menjadi sia-sia.

Mat 4:12-23
Tetapi waktu Yesus mendengar, bahwa Yohanes telah ditangkap, menyingkirlah Ia ke Galilea. Ia meninggalkan Nazaret dan diam di Kapernaum, di tepi danau, di daerah Zebulon dan Naftali,
supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: "Tanah Zebulon dan tanah Naftali, jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, Galilea, wilayah bangsa-bangsa lain, ? bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."
Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia." Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia. Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu.

(/imo)



Rabu, 19 Januari 2011

Latihan Weleh-Weleh

teman-teman terkasih,
weleh-weleh bakal ada tugas nih untuk Novena di Sendang Sriningsih, Klaten.
tanggal 10 FEBRUARI 2011.
untuk keberangkatan hari H akan diusahakan transport.
oleh karena itu, dimohon sangat kedatangan mudika gunung sempu dan padokan untuk latihan.
karena mendesaknya waktu, maka latihan akan diadakan secara rutin dua kali seminggu.
untuk latihan setiap hari SENIN dan KAMIS jam 19.00
Tempat menyesuaikan di sekret sempu atau gereja padokan
mohon sangat kehadirannya, karena dibutuhkan saran teman-teman sekalian untuk pembuatan seragam Weleh-Weleh.

trimakasih banyak. Tuhan Memberkati :)
Tieka

Jadwal Parkir Gereja Salib Suci Gunung Sempu 2011

bulan
tanggal
keterangan
petugas parkir
Jan-11
16
minggu III (novena)
mudika GSSGS
23
minggu IV
Putera Altar GSSGS
30
minggu V
 Gn. Sempu Wetan
Feb-11
6
minggu I
 Gn. Sempu Kulon
13
minggu II
Tamantirto
20
minggu III (novena)
mudika GSSGS
27
minggu IV
Ngebel
Mar-11
6
minggu I
Bangunjiwo Serasi
13
minggu II
Bangunjiwo Barat
20
minggu III (novena)
mudika GSSGS
27
minggu IV
Puspa Prima
Apr-11
3
minggu I
Kasongan Permai
10
minggu II
Ratakenanga
17
minggu III (novena)
mudika GSSGS
24
minggu IV
Bangunjiwo Timur
Mei-11
1
minggu I
Kembaran wetan
8
minggu II
Kembaran Kidul
15
minggu III (novena)
mudika GSSGS
22
minggu IV
Kembaran Kulon
29
minggu V
Lektor GSSGS
Jun-11
5
minggu I
Putera Altar GSSGS
12
minggu II
 Gn. Sempu Wetan
19
minggu III (novena)
mudika GSSGS
26
minggu IV
 Gn. Sempu Kulon
Jul-11
3
minggu I
Tamantirto
10
minggu II
Ngebel
17
minggu III (novena)
mudika GSSGS
24
minggu IV
Bangunjiwo Serasi
31
minggu IV
Bangunjiwo Barat
Agust-11
7
minggu I
Puspa Prima
14
minggu II
Kasongan Permai
21
minggu III (novena)
mudika GSSGS
28
minggu IV
Ratakenanga
Sep-11
4
minggu I
Bangunjiwo Timur
11
minggu II
Kembaran wetan
18
minggu III (novena)
mudika GSSGS
25
minggu IV
Kembaran Kidul
Okt-11
2
minggu I
Kembaran Kulon
9
minggu II
Lektor GSSGS
16
minggu III
mudika GSSGS
23
minggu IV
panitia SOC mudika GSSGS
30
minggu IV
panitia SOC mudika GSSGS
Nov-11
6
minggu I
panitia SOC mudika GSSGS
13
minggu II
panitia SOC mudika GSSGS
20
minggu III
panitia SOC mudika GSSGS
27
minggu IV
panitia SOC mudika GSSGS
Dec-11
4
minggu I
panitia SOC mudika GSSGS
11
minggu II
panitia SOC mudika GSSGS
18
minggu III
panitia SOC mudika GSSGS
25
minggu IV
panitia SOC mudika GSSGS




Ketentuan:
1.    Petugas parkir setiap minggu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan
2.    Petugas parkir diharapkan adalah orang muda katolik masing-masing lingkungan
3.    Petugas parkir yang telah ditetapkan harap konfirmasi bila berhalangan maksimal sehari sebelum bertugas pada Wiwid (08562945353)/ Nunug (085742375544)/ Hendri (085878850548)/ Thomas (085643100641)
4.    Petugas hadir maksimal 30 menit sebelum perayaan ekaristi dimulai
5.    Petugas harap mengganti dana cetak karcis dengan ketentuan sebagai berikut:
a.    20% dari dana yang didapat apabila dana mencapai lebih dari Rp 50.000,00
b.    Rp 5.000,00 apabila dana yang didapat kurang dari Rp 50.000,00
6.    Apabila ingin mengajukan parkir untuk minggu ketiga (novena), harap menyerahkan proposal terlebih dahulu.


 Mengetahui,                                                                         Hormat kami,
 Gonggo P.I                                                                         Caecilia Wijayanti
Koordinator ketua-ketua wilayah                                  Koordinator bidang Keuangan
Gereja Salib Suci Gunung Sempu                                        OMK GSSGS